Connect with us

Begini Jadinya Jika Jokowi Berpasangan dengan Prabowo. Bagaimana Pendapat Anda?

Nasional

Begini Jadinya Jika Jokowi Berpasangan dengan Prabowo. Bagaimana Pendapat Anda?

ISLAMINEWS – Lembaga Survei Indo Barometer melakukan survei skenario pemilihan presiden 2019. Survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden itu menunjukkan nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendominasi angka tertinggi.
Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan, dalam skenario kuda catur—lawan jadi kawan, ada peluang Jokowi berpasangan dengan Prabowo dalam pilpres 2019. “Jika Jokowi berpasangan dengan Prabowo, pilpres selesai, enggak ada yang berani,” katanya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis, 15 Desember 2018.
Dalam survei Indo Barometer, dukungan publik terhadap Jokowi 48,8 persen, sementara Prabowo 28,9 persen. Dua nama tersebut memiliki persentase yang tinggi di segala sektor.
Adapun jika dilakukan skenario Jokowi dan Prabowo dipasangkan, didapat dukungan publik 48 persen suara, dengan skenario lawannya adalah pasangan Budi Gunawan dan Anies Baswedan. Pasangan lawan diperkirakan hanya akan mendapat 3,9 persen suara.
Jika pasangan Jokowi-Prabowo melawan pasangan Anies dan Gatot Nurmantyo, hasil survei menunjukkan pasangan ini mendapatkan 49,7 persen suara. Sedangkan Anies-Gatot hanya 4,2 persen suara.
Kemudian pasangan Jokowi-Prabowo akan mendapatkan 50,5 persen suara jika melawan pasangan Jusuf Kalla dan Anies, yang diperkirakan akan mendapatkan 3,2 persen suara.
Dari persentase survei tersebut, Qodari mengatakan dukungan masyarakat terhadap Jokowi dan Prabowo begitu mendominasi. Karena itu, menurutnya, jika Jokowi dan Prabowo dipasangkan hanya akan membentuk kekuatan besar.
Indo Barometer mengadakan survei di 34 provinsi di Indonesia pada 23-30 Januari 2018. Sampel yang digunakan 1.200 responden dengan margin of error 2,83 persen pada titik kepercayaan 95 persen.
Metode yang digunakan ialah multistage random sampling kepada warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih berdasarkan peraturan. Teknik pengumpulan data survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Sumber: tempo.co

Gabung Di Grup Telegram<>. @T.ME/ISLAMINEWSCOM
Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[Close Klik 2X]