Connect with us

Cak Nun Jengkel Sultan Yogyakarta Digugat Soal Tanah Oleh Etnis Cina

Nasional

Cak Nun Jengkel Sultan Yogyakarta Digugat Soal Tanah Oleh Etnis Cina

ISLAMINEWS – Sebuah tulisan beredar di sosial media, tulisan ini disebarkan ke berbagai grup sosial media, yang berisikan tentang tulisan yang dibuat oleh salh satu tokoh Islam dan juga budayawan terkenal Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.

Dalam tulisannya Cak Nun merasa jika kasus gugatan kepada Sultan Yogyakarta terkait dengan kepemilikan tanah yang tidak diperbolehkan kepada pihak etnis Cina alias Tionghoa, adalah kesombongan semata dari para warga dari etnis Cina yang ingin memiliki tanah atas nama mereka.

Bahkan Cak Nun menantang mereka jika memang ingin berontak hanya karena tidak bisa memiliki tanah di Yogyakarta, maka Cak Nun mempersilahkan untuk memberontak. Hanya karena gugatan yang rencananya akan dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, dikalahkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Berikut isi tulisan Cak Nun yang tersebar di sosial media yang kemudian dikirimkan ke pihak redaksi media ini.

ANDAI SAJA JOGYA MAU …

*”Seandainya Jogya mau, Indonesia milik Jogya.”*
(Emha Ainun Nadjib)

Siapapun yang pernah tinggal di Jogya, wisata ke Jogya, atau pernah sekolah di Jogya, akan terasa Jawa-nya.

Dan itu artinya, maaf, tak boleh ada ruko-ruko Cina dgn pagar tinggi menjulang, gembokan, susah diajak kerja bakti, tinggalnya cuma di komplek sesama Cina, anak-anaknya juga sekolah di sekolah anak-anak Cina, kawinnya juga hanya dgn sesama Cina, lantas kalian skrg paling lantang teriak Pancasila dan NKRI ?

Andai Raja Jogya mau, cukuplah Raja Jawa yg memimpin turun-temurun Indonesia.
Indonesia adalah “Kerajaan Inggris” dari Tanah Jawa!

Tapi dari dulu Jogya sudah kaya, ketika kalian semua miskin dan papa, tanpa sandal dan selatu, nyeker, dgn perut buncit krn busung lapar, telanjang dada dan bodoh.

Apa yang dikatakan Raja Jogya waktu itu?
“Silahkan …. lanjutkan pemerintahan di Jakarta,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menyerahkan cek sejumlah 6 juta gulden kepada Ir.Soekarno.

Ir. Soekarno, Bung Hatta dan sejumlah menteri saat itu pun menangis terisak, terharu.

Artinya, bukan cuma cek saja yang diserahkan. Itu sama artinya, memberikan kekuasaan.

Cuma ada tiga daerah istimewa di negeri ini, DKI Jakarta, Aceh dan Jogya. Tiga kekuatan bangsa ini: “Republik, Islam dan Nasionalis.”

Jadi buang sombongmu itu yang hendak menggugat lagi Raja Jogya hanya krn Cina tak boleh punya tanah di tanah Jogya.

Krn tanah Jogya, maaf, memang bukan untuk Cina.
Silakan Sinar Mas Group punya 5 juta hektar tanah di Bumi Pertiwi ini, tapi jgn sejengkal pun tanah di Jogya.
Sedumuk bathuk, senyari bumi!

Seandainya Raja Jogya mau ….
Kalian semua abdi dalem!
Kalian tdk setuju?
Berontaklah sekarang..!!
(*) [iNews/pbc]

Loading...

Incoming search terms:

  • tulisan emha ainun najib tentang 2019 ganti presiden
  • tanggapan cak nun tentang daftar nama mubaligh kemenag 2018
  • Tanggapan cak nun tentang 200 ustad yg di rilis kemenag
  • Sri bintang cak nun
  • komentar cak nun tentang sukmawati
  • komentar cak nun
  • jokowi jengkel kaos tulis ganti presiden 2019
  • caknun dan dai 200
  • Cak nun tanggapan ganti presiden
  • cak nun menanggapi

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]