Connect with us

Cuitan Netizen Bikin Gerah, Mahfud MD Tak Jadi Lapor Polisi, Kenapa?

Hukum

Cuitan Netizen Bikin Gerah, Mahfud MD Tak Jadi Lapor Polisi, Kenapa?

ISLAMINEWS – Setelah seorang netizen di Twitter mencaci dan sempat membuatnya gerah, Mahfud MD urung laporkan yang bersangkutan ke aparat kepolisian. Kendati mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) tersebut sempat mencuit akan melaporkan akun itu, namun ia belakangan mengaku tak benar-benar akan mengadukan hal ini ke polisi.

“Enggak juga, bergurau saja. Saya hanya ngetes saja,” ujar Mahfud pada Rabu (07/03/2018) malam, saat dihubungi tim wartawan, seperti dikutip dari laporan Detik.com, Kamis (08/03/2018).

Sementara itu, akun yang kini ramai diperbincangkan tersebut yakni akun Twitter atas nama @RestyCayah. Pada tanggal 7 Maret 2018 pukul 00.07 WIB, akun tersebut mencuit soal Mahfud MD.

“Mahfud percaya aja pengakuan 14 org yg dita gkap ngapus berita ..haha, jadi ingat ketololan dia sat kalah polling menuduh polling twitter bisa divote oleh satu akun sekali pencet 20x sampe ribuan kali. Loe beneran Prof kan pak @mohmahfudmd ?,” demikian dicuitkan oleh @RestyCayah.

Merespon hal ini, banyak jufa dari followers Mahfud MD yang mendukungnya untuk melaporkan akun itu ke polisi. Bahkan dalam akunnya, Mahfud mengungkap alasannya akan melapor. Yakni untuk mendidik netizen agar tidak mencerca dan mengumbar kebencian.

Namun, setelah dikonfirmasi rupanya Mahfud tidak benar-benar akan melaporkan akun tersebut. Dia sendiri mendapat informasi bahwa akun tersebut sebelumnya pernah dilaporkan juga ke polisi oleh beberapa public figure, salah satunya yakni artis Chico Hakim dan Guntur Romli.

“Chico Hakim ada melaporkan akun itu ke Bareskrim, Guntur Romli juga. Biar itu saja yang diproses polisi, saya enggak usah melapor,” tukasnya.

Mahfud juga mengungkapkan bahwa masalah ini hanya persoalan enteng saja. Namun ke depannya, Mahfud meminta agar netizen lebih bijak lagi dalam bermedia sosial.

“Saya sebagai orang yang suka kritik orang, masa saya laporkan yang begitu. Biarkan saja,” tegasnya.

Balik Menantang
Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD berniat melaporkan akun @RestyCayah kepada pihak berwajib lantaran postingan Twitternya.

“Besok lusa saya laporkan kamu ke polisi. Ini melanggar 4 pasal dlm KUHP. Siap-siap Kamis. Kalau besok pagi saya masih ada rapat,” tegas Mahfud MD.

Namun maju tak gentar, akun tersebut malah balik menantang. Akun Negri Seterah itu menuntut penjelasan Mahfud MD terkait kicauannya pada Juni 2017. Saat itu, Mahfud MD mengunggah ciri-ciri polling sampah. Demikian dikutip dari reportase Tribunnews.com.

Menurut Mahfud MD, ada 2 cirinya yaitu setiap orang bisa memilih ribuan kali, dan satu kali pencet pilihan tertentu langsung bernilai 20 kali.

“Ayo pak fut .. Sebelum loe lapor @DivHumas_Polri jelasin dulu ocehan loe soal polling twitter ini . loe beneran prof kan @mohmahfudmd,” tulis Negri Seterah.

“@RestyCayah: “Ayo dong put jelasin , apa gegara loe kalah poling hingga nuduh polling @Twitter bisa dipencet ribuan kali pak @mohmahfudmd ?”

Tak hanya menuntut penjelasan Mahfud MD, kicauan tersebut juga mengunggah kembali postingan Mahfud MD dan dirinya pada 2017 silam.

@RestyCayah, “Itu karena ada gelar profnya , klu org awam yg ngetuit pekok gini gw maklumi.”

@RestyCayah, “Propesor pamer otak pekok lagi . sejak kapan polling twitter bisa vote lebih dari satu kali pak @mohmahfudmd ? Cc @TwitterID.”

@RestyCayah, “Nyerah gw. Cuma Omprop yg tau soal ginian. Sekali pencet 20 bisa ribuan kali pula . Haha.” [iNews/ski]

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]