Connect with us

Dibandingkan dengan Airlangga dan Idrus, PDIP Minta Puan Boleh Rangkap Jabatan

Nasional

Dibandingkan dengan Airlangga dan Idrus, PDIP Minta Puan Boleh Rangkap Jabatan

ISLAMINEWS – Posisi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Idrus Marham yang rangkap jabatan sebagai fungsionaris Partai Golkar rupanya membawa harapan yang sama untuk menteri lainnya.

Wasekjen PDIP Ahmad Basarah berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau merestui Puan Maharani untuk kembali aktif di partai. Menurut Basarah, hingga saat ini Puan Maharani masih berstatus nonaktif.

“Pak Jokowi pasti akan bijak dan proporsional melihat aktifnya Bu Puan di kancah politik partai,” ujar Anggota Komisi III DPR itu, Senin (29/1/2018).

Basarah menilai jika Airlangga disebut punya rekam jejak bagus, dirinya juga meyakini bahwa Puan Maharani juga sama yaitu memiliki rekam jejak bagus.

“Jadi keterlibatan Mbak Puan di partai tidak akan mengurangi performa beliau dalam memimpin Kementerian PMK,” ungkapnya.

Basarah menyatakan, kehadiran Puan Maharani dalam verifikasi partai yang dilakukan KPU RI di Kantor DPP PDIP, mewakili keterwakilan peran perempuan khususnya sebagai Ketua Bidang Politik.

“Untuk aktifnya Bu Puan ini, kami memang membutuhkan konsentrasi dan keaktifan semua fungsionaris DPP Partai dalam menghadapi Pilkada 2018 dan persiapan pileg dan pilpres serentak tahun 2019, termasuk keterlibatannya sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik yang selama ini statusnya nonaktif,” papar Basarah.

Sebelumnya, Idrus Marham mengaku tidak sulit menjalani posisi rangkap jabatan sebagai menteri sekaligus pengurus DPP Partai Golkar. Ia malah menyebut posisinya di partai dapat berjalan beriringan dengan jabatan menteri di Kabinet Kerja.

“Saya kira nggak ada masalah. Misalkan saya ini kan bidang kelembagaan dan juga terkait karena kelembagaan kan meliputi pertama adalah eksekutif, kementerian, gubernur, kemudian legislatif, lembaga partai, ini kan sebenarnya nggak begitu susah karena beriringan,” ujar Idrus di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta pada Senin (29/1/2018).

Idrus menyebut dua jabatan yang diamanatkan kepadanya tersebut justru saling mendukung dan memperkuat, dan tidak saling mengganggu. Terlebih sistem di Golkar yang sudah terpola sehingga tidak menghambat kerjanya di Kabinet Kerja.

Kondisi serupa juga dialami Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang juga merangkap jabatan sebagai Menteri Perindrustrian.

“Kan sistemnya Golkar sudah mapan dan terpola sehingga ketua umum merangkap dengan Menteri Perindustrian juga saling memperkuat. Tidak mengganggu karena sistem sudah jalan, pola kerja berjalan baik. Ini lah kelebihan partai Golkar.” [iNews/ptc]

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini: