Connect with us

Diduga Hina Megawati, Polisi Selidiki Akun FB Drahim Sada

Hukum

Diduga Hina Megawati, Polisi Selidiki Akun FB Drahim Sada

ISLAMINEWS.com – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang mengatasnamakan Megawati Soekarno Putri oleh akun Facebook Drahim Sada. Saat ini, aparat kepolisian sedang minindak lanjuti laporan tersebut.

Pembuatan laporan itu pada Jumat (13/4) sore lalu di Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Saat itu datang beberapa anggota yang mengenakan kaos berwarna merah ke SPKT Polda Metro Jaya.

“Jadi itu dugaan ujaran pencemaran nama baik. Dan saat ini kita baru sampai pada tahap lidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, saat dihubungi, Sabtu (14/4).

Laporan yang masuk itu bernomor LP / 2049 / IV / 2018 / PMJ / DIT RESKRIMSUS, dengan pasal yang digunakan adalah 311, 310 KUHP dan/atau 27 (3), 28 (3) UU RI No.19 th 2016.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan kader PDI Perjuangan menyambangi Polda Metro Jaya, Jumat (13/4). Kedatangan mereka adalah untuk melaporkan akun Facebook atas nama Drahim Sada.

Drahim diduga melakukan tindak ujaran kebencian, dengan menyebut kata-kata bernada hinaan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. “Benar, sekarang sedang diproses laporannya di Polda Metro,” ujar Sekretaris DPC PDIP Kota Depok, Totok Sardjono dihubungi JawaPos.com.

Towels—sapaannya—menjelaskan bahwa yang dilakukan si pemilik akun jelas tidak etis. Penyebutan kata ‘bangsat’ yang disematkan kepada Megawati, kata dia, sangat tidak bisa ditoleransi.

“Ditambah lagi di ranah media sosial. Kami sebagai kader terluka, sakit ibu kami dihina,” tegas dia.

Dia mengungkapkan, kader yang melaporkan hari ini merupakan gabungan para pengurus Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

“Dugaannya Drahim ini salah seorang kepala desa di (Kabupaten) Bekasi. Dia seorang pemimpin harusnya menjadi contoh yang baik. Bukan menyulut konflik,” pungkas pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Gerakan Marhaen Pecinta Tanah Air (Gempita) itu.   (iNews/jpc)

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]