Connect with us

Kata Israel, Serangan AS, Inggris dan Prancis Terhadap Suriah Tepat

Timur Tengah

Kata Israel, Serangan AS, Inggris dan Prancis Terhadap Suriah Tepat

ISLAMINEWS.com – Israel membenarkan keputusan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis menyerang rezim Suriah pada hari ini (14/4/2018). Menurut Tel Aviv tindakan AS dan sekutunya itu tepat sebagai respons atas serangan senjata kimia oleh rezim Damaskus di Douma.

“Tahun lalu, Presiden (Donald) Trump menegaskan bahwa menggunakan senjata kimia melintasi garis merah. Malam ini, dipimpin oleh Amerika, AS, Prancis dan Inggris bertindak dengan tepat,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan seorang pejabat pemerintah Israel.

“Suriah terus melakukan aksi-aksi pembunuhan dan menjadi basis bagi aksi-aksi ini dan lainnya, termasuk oleh Iran, yang menempatkan wilayah, pasukan dan kepemimpinannya dalam bahaya,” lanjut pernyataan singkat pejabat pemerintah Israel dalam kondisi anonim seperti dilansir Times of Israel, Sabtu (14/4/2018).

Sumber pemerintah Tel Aviv lainnya mengaku bahwa Israel diberi informasi awal sebelum AS dan sekutunya menggempur Suriah dengan sekitar 100 rudal jelajah.

Kendati demikian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memilih menahan diri dengan tidak mengeluarkan pernyataan resmi.

Pernyataan pejabat pemerintah Israel itu muncul hanya beberapa jam setelah Trump mengumumkan dimulainya operasi gabungan AS-Inggris-Perancis terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad.

Ledakan keras menerangi langit di ibu kota Suriah, Damaskus, ketika Trump mengumumkan serangan udara.

“Beberapa waktu yang lalu, saya memerintahkan angkatan bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad,” kata Trump, seperti dikutip Reuters.

“Operasi gabungan dengan angkatan bersenjata Prancis dan Inggris sekarang sedang berlangsung. Kami berterima kasih kepada mereka berdua. Pembantaian ini adalah eskalasi signifikan dalam pola penggunaan senjata kimia oleh rezim yang sangat mengerikan itu,” ujar Trump.

Jenderal Joseph Dunford, jenderal tertinggi Washington, mengatakan serangan presisi menghantam pusat penelitian ilmiah di dekat Damaskus, fasilitas dan pos komando di dekat Damaskus dan fasilitas penyimpanan senjata kimia di dekat Homs.

Versi laporan media lokal, serangan AS dan sekutunya menghantam situs di Damaskus, Homs, sebuah fasilitas penelitian di Barzeh, dan pangkalan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Gunung Qasioun.

Media pemerintah Suriah melaporkan sistem pertahanan udara pasukan Assad berhasil menembak jatuh sekitar 20 rudal AS dan sekutunya.    (iNews/snc)

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Timur Tengah

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]