Connect with us

Kenapa Bulan Rejab Disebut Sebagai Bulan Haram?

Khazanah

Kenapa Bulan Rejab Disebut Sebagai Bulan Haram?

ISLAMINEWS.com – “Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun terdapat dua belas bulan yang di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati, yakni Zulkaedah, Zulhijjah, Muharram dan Rejab, yang terdapat diantara bulan Jumadil Tsaniah dan Syaaban.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Bulan Rejab merupakan salah satu ‘bulan haram’ yang beerti bulan yang dimuliakan. Dalam Islam terdapat empat bulan haram, iaitu; Zulkaedah, Zulhijjah, Muharram, dan Rejab sendiri. Lalu, mengapakah bulan-bulan ini disebut sebagai ‘bulan haram’?

Al-Qodhi Abu r.a mengatakan, bulan-bulan ini dinamakan bulan haram kerana terdapat dua makna, iaitu;

1. Larangan Berperang
Pada bulan tersebut diharamkan berperang dan berbunuhan kecuali jika pihak musuh memulai (perang). Larangan ini telah diikuti sejak zaman Jahiliyah lagi.

2. Kemuliaan Bulan
Sebagai penghormatan, pada bulan-bulan tersebut larangan melakukan perbuatan haram lebih dilarang (ditekankan) daripada bulan yang lainnya. Ini kerana mulianya bulan-bulan tersebut. Al-Quran menjelaskan pula menjelaskan;
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang berqakwa.” (QS. at-Taubah:36)

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan agar umatnya tidak berbuat sesuatu yang merugikan, sia-sia atau perbuatan maksiat. Tetapi pada bulan-bulan inilah seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya seperti berpuasa, dan mendirikan solat sunat. Rasulullah s.a.w bersabda;

“Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia)”

Baginda juga bersabda; “Seutama-utama puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan-bulan haram (Zulkaedah, Zulhijjah, Muharram, dan Rejab).”

Dengan memasuki bulan Rejab, bermakna saat-saat kedatangan Ramadhan sudah semakin hampir.

Lalu jadikanlah bulan-bulan haram ini sebagai persiapan menghadapi bulan Ramadhan dan manfaatkanlah peluang ini sebaik-baiknya dengan memperbanyakkan ibadah dan tinggalkanlah segala perbuatan yang sia-sia dan dimurkai Allah S.W.T.

Sumber: islamituindah.com.my

Gabung Di Grup Telegram<>. @T.ME/ISLAMINEWSCOM
Loading...

Comments

comments

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Khazanah

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[Close Klik 2X]