Connect with us

Lagi, AS Gagalkan Upaya Kuwait Dorong DK PBB Kutuk Israel

Internasional

Lagi, AS Gagalkan Upaya Kuwait Dorong DK PBB Kutuk Israel

ISLAMINEWS.com – Amerika Serikat untuk kedua kalinya menggagalkan upaya Kuwait untuk mendorong Dewan Keamanan (DK) PBB membentuk komisi penyelidikan independen terhadap kasus pembunuhan belasan demonstran Palestina oleh tentara Israel di perbatasan Israel-Gaza beberapa hari lalu.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan dari wartawannya, Sabtu (07/04), Kuwait membagi-bagikan proposal usulan kepada perwakilan anggota DK PBB yang menyeru tekanan terhadap Israel agar menghentikan serangan terhadap demonstran Palestina di perbatasan Israel-Gaza. Ia merupakan satu-satunya negara Arab yang mengusulkan hal itu.
satu-satunya anggota Arab dari Dewan Keamanan untuk mendistribusikan rancangan pernyataan menyerukan penghentian penargetan Israel demonstran Palestina di dekat perbatasan Jalur Gaza, Al-Jazeera melaporkan.

“Kami telah mendistribusikan rancangan pernyataan baru kepada anggota Dewan Keamanan tentang apa yang terjadi pada rakyat Palestina di Jalur Gaza, yang sangat mirip dengan rancangan pernyataan yang kami distribusikan Jumat lalu,” kata Mansour Al-Otaibi, Delegasi Tetap Kuwait untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Draft pernyataan Jumat lalu akan disetujui 14 negara anggota Dewan Keamanan, tetapi satu negara (Amerika Serikat) menolak, meskipun hanya duduk dan mendiskusikan isi pernyataan itu,” imbuhnya.

Resolusi draf yang akhirnya ditolak karena salah satu anggota tetap DK PBB tidak menerimanya itu menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi perbatasan Gaza. Hak menggelar demonstrasi damai sudah tak lagi berlaku. Nyawa-nyawa tak bersalah terus menjadi tumbal kebijakan lembaga polisi dunia itu.

Sementara itu, delegasi Palestina untuk PBB Riyadh Mansour menggambarkan posisi Amerika Serikat tidak bertanggung jawab. Hal itu karena AS satu-satunya negara yang keberatan dengan rancangan pernyataan tersebut.

Mansour mengatakan bahwa DK PBB terus “mengabaikan tanggung jawabnya”. Sikap tersebut sama saja dengan mendorong Israel untuk melanjutkan “pembantaian” nya.

Tentara Zionis Israel pekan lalu menembaki ratusan demonstran Palestina yang menggelar aksi damai di perbatasan Israel-Gaza untuk memperingati “Youm Al-Ardh”. Puluhan terluka dan belasan tewas. Tindakan Zionis itu memicu kutukan dari banyak pihak, namun tidak bagi AS.

Sumber: Kiblat.Net, Al-Jazeera

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Internasional

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
shares
%d blogger menyukai ini:
[Close Klik 2X]