Connect with us

Lihat Atraksi Minum Darah Ular, Menhan AS Akui Kemampuan Kopassus

Nasional

Lihat Atraksi Minum Darah Ular, Menhan AS Akui Kemampuan Kopassus

ISLAMINEWS – Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) James Norman Mattis mengakui kemampuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), pasukan elite Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Penilaian itu saat Mattis menonton atraksi Kopassus di Kementerian Pertahanan, jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (23/1).

“Ular itu! Anda lihat cara mereka melumpuhkan dan meraihnya? Cara mereka membanting ular itu, si ular jadi cepat lemas,” kata Mattis kepada wartawan saat dalam perjalanan menuju Vietnam, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (24/1).

“Anda bisa membayangkan berapa banyak latihan yang dilakukan pasukan ini, sehingga mereka bisa melakukannya. Kalau Anda lihat sebuah pasukan bisa melakukan itu, Anda bisa membayangkan mereka juga bisa melakukan hal yang lebih dari itu bersama-sama,” imbuhnya.

Selain menenggak darah ular kobra, Mattis disuguhi atraksi berbahaya lain dari anggota Kopassus. Yakni, berguling-guling di atas pecahan beling, berbaring di atas ranjang paku, berjalan di atas api, hingga memecahkan batu bata dengan kepala.

Aksi Kopassus menembak dengan mata tertutup juga membuat Menhan AS itu terkesan. Aksi berbahaya ini melibatkan seorang tentara yang meletakkan balon merah di antara kedua kakinya dan tentara lain dengan mata tertutup menembak balon tersebut.

Ada juga tentara yang meletakkan balon di atas kepalanya dan rekannya menembak balon itu dengan jitu.

Mattis sendiri melakukan kunjugan kerja di Indonesia selama dua hari. Sebelum menemui Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Mattis menyambangi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Mattis juga menjadwalkan pertemuan dengan Presiden Jokowi dan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan RI Wiranto. [Inc/rmol]

Loading...

Comments

comments

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]