Connect with us

Luhut Ancam Senior, Putra Amien Rais Kenang Teror Mencekam

Politik

Luhut Ancam Senior, Putra Amien Rais Kenang Teror Mencekam

ISLAMINEWS.com – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan membongkar ‘dosa’ politikus senior . Luhut berang gara-gara sosok yang disebutnya ‘senior’ itu menuding program sertifikasi tanah Jokowi hanya kebohongan belaka.

PAN menyatakan sosok senior yang diancam Luhut itu tak lain adalah Amien Rais. Terkait ancaman Luhut itu, Amien Rais memilih tetap santai. “Pak Amien senyum-senyum saja, tenang-tenang saja, habis salat beliau. Seperti biasanya saja, barusan saya ditelepon beliau,” kata Waketum PAN Taufik Kurniawan menanggapi ancaman Luhut kepada Amien, Selasa (20/3).

Pihak Istana telah menyatakan apa yang disampaikan Luhut merupakan pernyataan pribadi, bukan perwakilan pemerintah atau Presiden Jokowi.

“Nah, Pak Luhut. Pak Luhut menurut saya tidak mewakili sikap Presiden. Ini perlu digarisbawahi. Oleh karena itu, perlu dijelaskan ini bukan sikap Presiden. Lebih baik ditanya lebih detail lagi apa yang disampaikan Pak Luhut, apa maksud yang disampaikan itu,” ujar Juru Bicara Presiden, Johan Budi, Rabu (21/3).

Putra Amien Rais sekaligus Waketum PAN Hanafi Rais menghubungkan ancaman Luhut itu dengan ancaman dan teror yang kerap diterima ayahnya pada awal pemerintahan Jokowi.

“Diteror fisik di rumah di Yogyakarta itu awal-awal pemerintah Jokowi. Itu saya ingat betul. Sekarang diancam melalui verbal semacam itu,” ungkap Hanafi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3).

Menurutnya, Amien adalah aktivis sejati. Sejak awal sebelum reformasi, Hanafi menyebut Amien sudah ‘akrab’ dengan teror.

“Diancam dibunuh itu dulu waktu zaman Orde Baru. Jadi apapun bentuk intimidasi, ancaman dan teror, itu Insyaallah kita hadapi dengan tegak lurus karena kita yakin Allah bersama kita,” jelasnya. [iNews/dtk]

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Politik

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini: