Connect with us

Myanmar Tak Serius Pulangkan Pengungsi Rohingya

Rohingya

Myanmar Tak Serius Pulangkan Pengungsi Rohingya

ISLAMINEWS.com – Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Ursula Mueller, mengatakan bahwa Myanmar belum siap memulangkan ratusan ribu Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh. Warga Rohingya mengungsi ke negara tetangga itu untuk menghindari kampanye militer berdarah di negara bagian Arakan, dan menyaksikan pembunuhan, pemerkosaan massal dan pembakaran ratusan desa.

“Situasi saat ini tidak menguntungkan untuk memulangkan Muslim Rohingya, meskipun pihak berwenang Myanmar mengatakan siap untuk menerima mereka kembali,” kata Mueller di hari terakhir kunjungannya ke Arakan yang berlangsung enam hari, Ahad (08/04).

Dia menunjukkan, selama kunjungan, dia melihat banyak desa dan kampung yang dibakar dan dihancurkan. Sementara tidak terlihat atau terdengar informasi persiapan pemerintah Myanmar untuk menyambut kembali pengungsi.

Mulller mengunjungi daerah-daerah di Arakan yang paling parah terkena kampanye militer brutal Myanmar. Dia bertemu dengan menteri pertahanan dan perbatasan, presiden yang bertindak di negara itu Aung San Suu Kyi dan pejabat sipil lainnya.

Dalam kesempatan wawancara dengan AFP, Mueller menggambarkan situasi memprihatinkan sekitar 400 Rohingya yang bertahan di Arakan. Mereka hidup seperti dalam penjara. Seluruh gerak dan tindakan warga minoritas Muslim itu dibatasi.

Dia juga menyatakan keprihatinannya tentang memburuknya situasi di kamp pengungsian menyusul pernyataan pemerintah Bangladesh bahwa pihaknya tidak bisa memberi bantuan lagi kepada pengungsi Rohingya itu.

Lebih dari 700 ribu Muslim Rohingya melarikan diri Arakan ke negara tetangga Bangladesh sejak kampanye militer yang diluncurkan oleh tentara dan pasukan keamanan dan kelompok bersenjata Budha akhir Agustus tahun lalu. Kampanye itu dengan dalih menanggapi serangan oleh apa yang disebut Tentara penyelamatan Roheenga Arakan di situs keamanan mulai.

Organisasi internasional telah mengkonfirmasi lebih dari 300 desa yang terbakar di Arakan, dan telah mendokumentasikan ratusan pembunuhan, perkosaan dan serangan lainnya terhadap minoritas bersenjata. Pejabat di Myanmar mengklaim bahwa desa-desa telah dihancurkan untuk memungkinkan pemukiman kembali pengungsi.   (iNews/kbn)

Gabung Di Grup Telegram<>. @T.ME/ISLAMINEWSCOM
Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Rohingya

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[Close Klik 2X]