Connect with us

SBY : Dengan Kenaikan Harga BBM, Listrik & Sembako, Tolong Pemerintah Bantu Rakyat Kecil

Ekonomi

SBY : Dengan Kenaikan Harga BBM, Listrik & Sembako, Tolong Pemerintah Bantu Rakyat Kecil

ISLAMINEWS.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meminta pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat golongan ekonomi bawah yang terdampak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

“Harga minyak dunia saat ini hampir mencapai 70 dolar AS perbarel. Mau tidak mau pemerintah harus menyesuaikan harga. Silahkan pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tepat, tapi tolong ulurkan tangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata SBY di Sukabumi, Senin (26/3/2018).

Hal itu diungkapkan SBY menjawab pertanyaan wartawan terkait kebijakan Pertamina yang menaikkan harga pertalite dari Rp7.600 menjadi Rp7.800, di tengah lesunya daya beli masyarakat.

SBY mengatakan, sebenarnya ia telah menyampaikan sejumlah tantangan ekonomi bangsa kepada Presiden Joko Widodo saat Rapimnas Partai Demokrat di Sentul, beberapa waktu lalu.

“Tantangannya adalah kenaikan harga produk tambang, seperti minyak, gas bumi dan batu bara. Di satu sisi ini menghadirkan peluang, karena sebagai produsen kita mendapat keuntungan secara ekonomi,” terang SBY.

Namun di sisi lain, kata dia, kenaikan ini akan membuat harga BBM dan listrik juga mengalami penyesuaian. Hal ini tentu saja akan berdampak kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Harga BBM jenis pertalite baru saja naik, pertamax sudah naik sebelumnya. Persoalan yang saya dengar premium hilang, sulit didapat, seolah mayarakat diarahkan beli pertalite atau pertamax. Ini harus diatasi, pemerintah harus transparan, berikan penjelasan kepada rakyat” ungkap SBY.

Bagi SBY, ia cukup mengerti dengan kebijakan pemerintah ini, karena pada era kepemimpinannya, ia beberapa kali menyesuaikan harga BBM. Namun, ia mengingatkan, penyesuaian itu akan memberatkan rakyat kecil, karena akan berimbas kepada kenaikan harga barang dan tarif jasa angkutan.

“Karena itu pemerintah jangan malu-malu, jangan ragu-ragu, untuk memberikan subsidi kepada rakyat golongan ekonomi bawah. Asal subsidinya pantas dan masih dalam tingkat aman bagi keuangan negara,” harapnya.

SBY bercerita, dulu saat menjabat presiden, ia pernah dikritik habis-habisan karena memberikan bantuan dana kepada rakyat kecil. Kala itu pemerintah terpaksa menyesuaikan harga BBM karena minyak dunia menyentuh angka 150 dolar AS perbarel, lebih dari dua kali lipat harga saat ini.

“Waktu itu dibilang saya tidak mendidiklah, kebijakan yang menina-bobokkanlah, dihujat sana-sini, tapi tak apa-apa, saya harus ambil resiko. Ini terbukti, ekonomi kita selamat, bahkan bisa tumbuh di atas enam persen,” kenangnya.

Berdasarkan pengalaman itulah, SBY meminta pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat ekonomi lemah. Dengan begitu, daya beli mereka bisa tetap terjaga dan kondisi perekonomian bangsa tidak semakin memburuk.    [iNews/ptc]

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini: