Connect with us

Tindak Hoaks, MUI: Kepolisian Harus Terapkan Kesetaraan Hukum dan Jangan Pandang Identitas

Hukum

Tindak Hoaks, MUI: Kepolisian Harus Terapkan Kesetaraan Hukum dan Jangan Pandang Identitas

ISLAMINEWS – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi meminta kepolisian harus menerapkan kesetaraan hukum dan tidak memandang identitas dalam menindak kejahatan siber termasuk hoaks yang belakangan ini sedang marak terjadi.

Zainut mengatakan kepolisian harusnya menindak siapa saja tanpa memandang indentitas, suku, ras, etnis, golongan, dan agama.

“Tidak usah sebut dia muslim atau non-muslim. Fokus ke tindak kriminalnya saja. Islam tidak pernah mengajarkan ujaran kebencian, hoaks dan fitnah,” tegas Zainut, Sabtu (10/3).

Kesetaraan juga diperlukan, menurut Zainut agar kejahatan tersebut tidak selalu menyasar pada kelompok tertentu. Padahal, di sisi lain juga ada kelompok lain yang melakukan kejahatan siber.

Selain itu, Zainut juga menyoroti kejahatan siber selama ini berbuah sentimen negatif terhadap kaum Muslim.

Untuk itu, Zainut menghimbau publik tidak gampang menilai seseorang atau kelompok tertenu berdasarkan identitas atau label semata, karena kriminalitas bisa dilakukan siapa saja.

“Kekhawatiran kita jusru akan menimbulkan kontraproduktif terhadap tuduhan-tuduhan yang mengarah pada identitas itu,” kata Zainut.

Senada dengan Zainut, Wakapolri Komjen Syafruddin telah meminta jajarannya untuk tidak lagi menyebut para anggota sindikat penyebar hoaks dengan sebutan Muslim.

“Saya tidak mau mengatakan (muslim) itu ya. Yang melakukan hate speech atau hoaks itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab dan bukan cerminan umat Islam. Untuk itu saya perintahkan untuk lagi menyebut Muslim Cyber Army,” kata Syafruddin.

Syafruddin menilai jika identitas tersebut terus disebut akan menyesatkan publik, khususnya umat Islam sendiri.

“Karena kalau Muslim pasti tidak melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Jadi itu penyesatan. Itu tidak boleh dan saya perintahkan untuk dihentikan,” ujarnya. [iNews/ptc]

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]