Connect with us

Tommy Soeharto Sebut Banyak Rakyat Kecewa dengan Pemerintahan Jokowi-JK

Nasional

Tommy Soeharto Sebut Banyak Rakyat Kecewa dengan Pemerintahan Jokowi-JK

ISLAMINEWS – Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menilai saat ini banyak rakyat Indonesia yang tidak puas dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK).

Hal itu Tommy sampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Berkarya yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/3/2018).

Dalam rapat itu, Tommy mengajak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan ini untuk bergabung dengan Partai Berkarya.

“Semoga apa yang kita upayakan ini menjadi semangat, karena rakyat banyak yang kecewa dengan pemerintahan ini. Sehingga bisa bergabung dengan Partai Berkarya,” ujar Tommy dalam sambutan Rapimnas.

Lebih lanjut Tommy mengatakan, sebagai partai baru, Berkarya harus cepat mengejar ketertinggalan untuk menghadapi Pemilu 2019, baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden.

“Soal Pilkada kita harus bersikap menentukan siapa yang akan kita dukung, meskipun waktunya sangat singkat karena tinggal dua bulan. Tapi ini momentum bagi kita, bagi calon yang kita dukung,” ucapnya.

Apa pun risikonya, Partai Berkarya siap menanggung. Bahkan, jika calon kepala daerah yang didukung kalah, masih dapat bergabung dengan Partai Berkarya. “Meski gagal di eksekutif atau birokrasi, masih bisa gabung di legislatif,” imbuh Putra Bungsu Presiden ke 2 Indonesia, H.M Soeharto itu.

Oleh sebab itu, Tommy meminta kesiapan seluruh kader partai di berbagai daerah untuk bisa menseleksi calon atau kader yang berpotensi.

Partai Berkarya menargetkan, setidaknya dalam pemilu 2019, mampu mendapatkan 3 kursi di masing-masing DPRD tingkat dua.

“Dari Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) harus bisa merumuskan. Partai Berkarya harus bisa merangkul pelaku usaha baik swasta maupun koperasi. Seperti di Semarang sudah ada paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang siap bergabung dengan Berkarya. Demikian juga di Kalimantan Timur ada pengusaha-pengusaha yang sukses yang juga bergabung dengan kita. Ini harus dikembangkan di daerah-daerah lain,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Tommy menambahkan, sejumlah program yang tengah disiapkan Partai Berkarya untuk kemajuan Indonesia. Di antaranya menyiapkan kartu pintar yang dapat digunakan untuk bimbingan belajar bagi siswa SMP dan SMA sederajat.

Imej Bimbingan Belajar (Bimbel) yang harus mengeluarkan biaya banyak yang hanya bisa dinikmati mereka yang berkecukupan akan bisa terkikis. “Sehingga Bimbil ini bisa dinikmati siapa saja, dan biayanya bisa ditekan. Kita juga kenalkan belajar tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak, yakni belajar secara online di rumah, melalui pihak orang tua,” kata dia.

Dengan dilakukan efisiensi di bidang pendidikan, ia yakin dapat memangkas pengeluaran negara dalam jumlah banyak dan dapat mengalihkan kepada peningkatan ekonomi kerakyatan.

Tommy berharap Partai Berkarya dapat dipercaya memimpin bangsa Indonesia, sehingga bisa mengelola semua kebutuhan dengan baik.

Menurutnya, kalau negara dikelola dengan baik, 15 tahun ke depan sudah bisa menjadi bangsa yang maju.

“Kita berharap, kita dipercaya mengelola negara ini. Tentu kita bisa melakukan penghematan yang besar dan bisa digunakan untuk ekonomi kerakyatan. Utang yang saat ini sangat memberatkan, anak cucu kita yang akan menanggung utang yang besar itu. Dengan utang yang sedemikian besar ini, kita juga tak tahu kapan negara kita jadi maju, jadi negara industri yang kuat, tangguh, dan petani yang mandiri. Ini jadi tantangan anak bangsa. Harusnya kalau negara dikelola baik dalam 15 tahun Indonesia bisa jadi negara maju,” pungkasnya. [iNews/jpi]

Gabung Di Grup Telegram. KIK DISINI
Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

G+ Official

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]