Connect with us

Unggah Gambar Provokatif di Medsos, Ketua DPRD Jatim Dipolisikan

Hukum

Unggah Gambar Provokatif di Medsos, Ketua DPRD Jatim Dipolisikan

ISLAMINEWS – Gara-gara menggunggah gambar provokatif dan dinilai menyerang bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar akan dilaporkan ke polisi oleh pendukung Khofifah-Emil.

“Ini peringatan agar tidak sembarang mengunggah ke medsos yang menyerang bacagub Jatim. Apalagi yang bersangkutan adalah pejabat negara sekaligus tim sukses bacagub lain,” kata Aan Ainur Rofik kepada SERUJI di Surabaya, Kamis (18/1).

Pria yang berprofesi sebagai advokat ini mengatakan, pihaknya akan melaporkan Ketua DPRD Jatim itu atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pada pasal 28 ayat 2 yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)”

“Saya menekankan adanya penyebaran unsur kebencian atau permusuhan. Ini yang menjadi dasar saya melaporkan ke Polda Jatim,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Aan ini berharap, agar etika kesopanan di Pilgub Jatim diutamakan.

“Jangan sampai masalah di Jakarta dibawa ke Jatim,” tegasnya.

Rencananya, kata Aan, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Polda Jatim besok Jumat (19/1).

“Kami akan laporkan besok setelah sholat Jumat,” pungkasnya.

Pantauan SERUJI, gambar provokatif yang diunggah Abdul Halim di sebuah grup WhatsApp adalah adanya penyebutan Proyek Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang digambarkan sebagai pesta para tikus, dengan latar belakang gambar Khofifah Indar Parawansa yang memegang kartu KKS. [INC/srj]

Gabung Di Grup Telegram. KIK DISINI
Loading...

Comments

comments

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

G+ Official

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top
%d blogger menyukai ini:
[KLIK 2X CLOSE]