Connect with us

Wah di Acara Bagi-bagi Sembako Ternyata Ada Anak Kecil Yang Meninggal, Keluarga Minta Pertanggung Jawaban Panitia

Nasional

Wah di Acara Bagi-bagi Sembako Ternyata Ada Anak Kecil Yang Meninggal, Keluarga Minta Pertanggung Jawaban Panitia

ISLAMINEWS.com – Berita mengejutkan teryata datang dari Monas bertepatan dengan acara bagi-bagi sembako oleh Forum Untukmu Indonesia di Monas pada Sabtu lalu 28/4/2018.

Akun twitter @CondetWarrior mengunggah capture seorang pengguna facebook yang mengaku koponakannya meninggal di acara bagi-bagi sembako minggu 28/4.

Akun tersebut bernama Yunita Basri yang mengatakan “Tolong panitia sembako monas pertanggung jawaban nya atas meninggalnya ponakan saya”

Akun twitter twitter @CondetWarrior “Ada drama emak2 Ahoker dibully ama Jokower yg nyusup ke CFD aje langsung buzzer & BOT pade bikin hashtag #KitaTidakTakut.

Padahal kemaren pas acara PEMURTADAN TERSELUBUNG di Monas yg dilakukan gerombolan pendukung @jokowi juga, ada seorang anak yg meninggal. Mana empati kalian?”

Mengutip berita dari Jawapos, bahwa anak lelaki tersebut bernama Mahesa Junaedi, 12, ditemukan tergeletak di luar pagar Monas, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Utara, di samping Markas Besar Angkatan Darat (MABES AD) pada Sabtu (28/4) kemarin.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menerangkan, anak itu ditemukan oleh petugas Satpol PP sekitar pukul 14:00 WIB dalam kondisi tak sadarkan diri atau pingsan.

Petugas Satpol PP yang menemukan, langsung membawa bocah itu ke rumah sakit Tarakan. Namun sayangnya, upaya yang dilakukan gagal. Nyawanya Mahesa tak tertolong.

“Diduga sakit terus pingsan. Satpol yang temukan, meninggal dunia di RS,” kata Kombes Roma saat dikonfirmasi, Minggu (29/4).

Ditemukannya anak lelaki itu, bertepatan dengan aksi pembagian sembako Forum Untukmu Indonesia di Monas. Namun, Roma menegaskan penyebab meninggalnya Mahesa, tidak berkaitan dengan aksi tersebut.  (iNews/amn)

Loading...

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

Gabung Grup Telegram

Trending

Politik

Khazanah

Hukum

To Top