Ramadan, Cabai Rawit Naik Tajam
Cari Berita

Advertisement

Ramadan, Cabai Rawit Naik Tajam

idtoday.co
May 7, 2019
loading...

Memasuki Ramadan, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit yang mencapai Rp 90 ribu per kilogram.

Harga tersebut merupakan harga cabai rawit dari petani lokal. Sedangkan cabai rawit dari luar Tarakan dijual Rp 70 ribu per kg.

Purwanti, pedagang di Pasar Gusher, mengaku terjadi kenaikan harga. Padahal biasanya, ia menjual dengan harga Rp 50 ribu per kg. Adapun kenaikan harga terjadi sejak Sabtu (4/5).

Menanggapi hal ini, Wali Kota Tarakan yang juga Ketua TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Khairul tidak membaantah.

Ia menjelaskan, penyebabnya selain karena kualitas cabai rawit lokal yang lebih terasa pedasnya, juga karena pasokan dari luar yang berkurang.

“Setelah ini kami akan bahas bagaimana untuk mencari solusi supaya lombok ini bisa stabil harganya. Tentu dengan mendatangkan dari luar,” ujar Khairul.

Selain cabai rawit, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan. Namun, Khairul menilai masih dalam ambang wajar.

Meski demikian, Khairul menyebut beberapa kebutuhan pokok perlu penambahan stok. Seperti gula pasir dan daging. Khairul berharap kebutuhan masyarakat bisa tercukupi sampai Idulfitri.

Dari sidak yang dilakukan TPID, juga memastikan tidak adanya penimbunan barang yang dibutuhkan warga. Khairul menegaskan tidak akan main-main dengan distributor yang melakukan hal itu. Akan diberikan sanksi tegas. (*)

Sumber: pojoksatu.id